Langsung ke konten
Langsung ke isi artikel
Info Talenta Berbakat

Nur Zazid Hisyam, Dari Pena Guru Hingga Perancang Pelatihan dan Program di Eduapm

Nur Zazid Hisyam 3 menit baca

Materi pendamping

Buka materi (PDF)

Setiap kisah perjalanan memiliki babak dan tikungannya sendiri. Bagi sebagian orang, karier adalah garis lurus, namun bagi yang lain, ia adalah rangkaian lompatan dan eksplorasi yang kaya makna. Riwayat karier saya adalah contoh nyata dari perjalanan yang didorong oleh passion terhadap edukasi dan keinginan untuk terus bertumbuh, bertransisi mulus dari seorang penulis buku dan guru menjadi Kepala Divisi Pelatihan dan Program di EduAPM.

Awal mula perjalanan profesional saya terbentuk di ranah literasi. Menjadi seorang penulis buku bukanlah sekadar profesi itu adalah panggilan untuk berbagi ilmu, pemikiran, dan cerita. Melalui setiap halaman yang saya tulis, saya menemukan kepuasan dalam menyederhanakan konsep-konsep kompleks dan menyajikannya dalam format yang mudah dicerna.

Pengalaman ini membentuk fondasi penting dalam karier saya, kemampuan berkomunikasi secara efektif, menyusun materi yang terstruktur, dan memahami audiens pembaca. Keterampilan-keterampilan ini, yang diasah di balik meja tulis, ternyata menjadi bekal tak ternilai untuk langkah karier berikutnya.

Transisi dari penulis menjadi guru adalah langkah yang terasa alami. Saya membawa semangat literasi langsung ke dalam ruang kelas. Sebagai seorang guru, saya tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga belajar secara langsung mengenai dinamika pembelajaran, tantangan individu siswa, dan kekuatan metode pengajaran yang adaptif.

Tugas ini memperkuat kemampuan saya dalam public speaking, manajemen kelas, dan yang terpenting, merancang kurikulum yang tidak hanya informatif tetapi juga inspiratif. Interaksi sehari-hari dengan para pelajar membekali saya dengan empati dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pengembangan kompetensi di dunia nyata. Saya mulai menyadari bahwa dampak terbesar dapat diciptakan melalui program pelatihan terstruktur yang menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik.

Dengan bekal pengalaman menyusun konten sebagai penulis dan memimpin pembelajaran sebagai guru, langkah selanjutnya membawa saya ke EduAPM sebuah institusi yang bergerak di garis depan manajemen program edukasi. Di sini, saya mendapatkan kesempatan untuk menyatukan seluruh kemampuan yang telah saya kumpulkan.

Transisi ini mengajarkan saya pentingnya kepemimpinan strategis dan pengambilan keputusan berbasis data. Ini adalah sinergi antara passion edukasi yang lama dengan tuntutan manajemen program yang baru. Yang dulunya fokus pada satu buku atau satu kelas, kini berfokus pada menciptakan sistem yang memberdayakan ribuan individu.

Perjalanan dari penulis, guru, hingga Kepala Divisi di EduAPM membuktikan bahwa karier adalah proses pembelajaran seumur hidup. Setiap peran adalah batu pijakan yang membawa setumpuk keterampilan unik.

Pengalaman menulis mengajarkan saya ketelitian dan struktur. Pengalaman mengajar menumbuhkan empati dan fleksibilitas. Dan kini, peran kepemimpinan menuntut saya untuk menjadi visioner dan driver perubahan. Ketiganya adalah benang merah yang membentuk profesionalitas saya hari ini: seseorang yang percaya bahwa kunci kesuksesan organisasi terletak pada program pelatihan yang terstruktur, relevan, dan membumi.

Harapan saya ke depan adalah untuk terus mengintegrasikan kekuatan narasi (dari menulis) dan efektivitas pengajaran (dari mengajar) ke dalam setiap program yang kami kembangkan di EduAPM. Saya berharap, melalui Divisi Pelatihan dan Program, kami dapat menciptakan dampak nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan, memastikan bahwa edukasi bukan hanya sekadar proses, melainkan investasi krusial bagi kemajuan bangsa

 

Bagikan WhatsApp Telegram