Langsung ke konten
Langsung ke isi artikel
Info Talenta Berbakat

Sebuah Awal, Sebuah Peran, dan Banyak Pembelajaran

Latipah Munawaroh Huda 2 menit baca

Materi pendamping

Buka materi (PDF)

Tidak semua perjalanan karier berjalan lurus sesuai rencana. Saya adalah salah satu contohnya. Dengan latar belakang pendidikan Teknik Industri, banyak orang mengira saya akan berkutat di pabrik, sistem produksi, atau analisis proses. Namun kenyataannya, saya justru menemukan ketertarikan di dunia yang sangat berhubungan dengan manusia: rekrutmen.

Sejak awal, saya memiliki ketertarikan pada hal-hal yang bersifat terstruktur seperti mengelola data, memahami alur kerja, dan memastikan setiap proses berjalan dengan rapi. Di sisi lain, saya juga menikmati komunikasi, mendengarkan cerita orang lain, serta memahami sudut pandang yang berbeda. Kombinasi inilah yang perlahan membentuk potensi saya dalam peran recruiter.

Bagi saya, kelebihan terbesar saya terletak pada kemampuan melihat kandidat secara lebih utuh. Bukan hanya dari CV atau latar belakang pendidikan, tetapi juga dari potensi, sikap, dan kesiapan mereka untuk berkembang. Saya percaya bahwa setiap orang memiliki nilai, hanya saja tidak selalu berada di tempat yang tepat.

Hal yang membuat saya unik adalah sudut pandang saya sebagai lulusan Teknik Industri. Saya terbiasa melihat manusia sebagai bagian penting dari sebuah sistem. Ketika satu posisi tidak diisi dengan tepat, dampaknya bisa terasa ke seluruh tim. Karena itu, saya memandang proses rekrutmen bukan sebagai formalitas, tetapi sebagai fondasi penting dalam membangun organisasi yang sehat.

Saat ini, saya bergabung di EduAPM sebagai Recruiter, sebuah peran yang menjadi pengalaman pertama sekaligus proses pembelajaran besar bagi saya. Di sini, saya belajar bagaimana menjalankan proses rekrutmen secara profesional, mulai dari komunikasi dengan kandidat hingga memahami tanggung jawab recruiter sebagai representasi institusi.

Bergabung dengan EduAPM membuat saya semakin menyadari bahwa rekrutmen bukan hanya tentang memilih siapa yang lolos, tetapi juga tentang bagaimana proses itu dijalani dengan adil, transparan, dan manusiawi. Setiap interaksi dengan kandidat adalah cerminan nilai organisasi.

Ke depannya, saya berharap dapat terus berkembang menjadi recruiter yang tidak hanya teliti dan profesional, tetapi juga berempati. Saya ingin menjadi bagian dari proses yang membantu organisasi menemukan talenta terbaik, sekaligus membantu individu menemukan ruang yang tepat untuk bertumbuh. Semoga langkah awal ini menjadi kontribusi yang bermakna bersama EduAPM.

Melalui proses awal ini, saya juga belajar bahwa menjadi recruiter berarti siap bertanggung jawab atas kesan pertama kandidat terhadap institusi. Cara berkomunikasi, kejelasan informasi, hingga sikap profesional menjadi hal kecil yang berdampak besar. Pengalaman ini membuat saya semakin berhati-hati dan sadar akan peran yang saya jalani.

Bagikan WhatsApp Telegram