Hadapi Rasa Putus Asa dengan Belajar dari Karakter Kamado Tanjirou
Pernah merasa putus asa dalam menjalani hidup? Di mana segala hal terasa begitu sulit seperti tak terlihat secercah harapan? Meski dipenuhi dengan keraguan dan tak mendapatkan dukungan dari pihak manapun, kamu harus tetap melangkah, demi sesuatu yang bernama perubahan, utamanya untuk terus berkembang agar bisa lebih baik.
Maka tidak ada salahnya memetik pelajaran hidup dari karakter Demon Slayer yakni Kamado Tanjirou. Dalam berjalanan hidupnya untuk menjadi seorang pemburu hebat, Tanjirou menghadapi berbagai hal sampai ia merasa putus asa, namun berkat mindset serta kegigihannya dirinya berhasil melewati itu semua, lalu apa saja yang dapat kita ambil contoh dari sosok Tanjirou ini? Yuk simak ulasan berikut.
Tidak Terjebak dengan Situasi Terpuruk
Sudah lama ditinggalkan sosok Ayah dan harus membantu ibunya, sebagai anak pertama ia harus bekerja menjual arang di pasar sekaligus menggantikan peran ayahnya. Meski hidup penuh dengan kesederhanaan, Tanjirou terus menyebar kebaikan, mengajarkan adik-adiknya untuk hidup rukun dan selalu berusaha membangun kehangatan di dalam keluarganya.
Namun, seketika semuanya berubah seperti mimpi buruk yang terjadi dalam sekejap, ia melihat keluarganya dibantai dengan kejam oleh iblis dan harus menerima kenyataan bahwa satu-satunya keluarganya yang tersisa, adik perempuannya, Nezuko, justru terkena kutukan. Di tengah rasa putus asa dan kehilangan, Tanjirou harus menerima hal yang justru semakin menghancurkan hatinya, itu adalah titik terendah yang pernah ada dalam hidupnya. Namun apakah Tanjirou hanya berhenti di situ saja? Tidak!
Tanjirou yang tidak pernah menyerah justru selalu mencari jalan agar adiknya bisa sembuh dan selalu bisa bangkit kembali dengan tekad baru yang lebih kuat.
Mungkin dalam konteks nyata, kamu pernah merasa putus asa karena tidak bisa mencapai sesuatu, tapi ketika seseorang selalu mau bergerak dan membuat kesulitan yang ada menjadi energi positif pasti selalu akan ada jalannya.
Selalu Ingat Hidup Terus Berjalan
Dalam salah satu episode Demon Slayer, Tanjirou kembali harus menerima pil pahit dan lagi-lagi hampir putus asa untuk mencapai tujuannya karena teman sekaligus gurunya, Kyojuro Rengoku mati ditangan iblis bulan atas tepat di hadapan Tanjirou.
Namun Tanjirou bisa sadar bahwa hidup terus ke depan dan akhirnya memutuskan untuk menjadi lebih kuat lagi agar bisa melindungi orang-orang yang disayanginya.
Lalu apa kaitanya dengan konteks rasa putus asa? Ya tentu saja ada, karena setiap orang pasti akan selalu dihantui rasa putus asa, apalagi untuk orang yang mungkin selama hidupnya tidak pernah gagal lalu tiba-tiba dihadapkan dengan kondisi yang sebelumnya tidak pernah dialami.
Tapi melalui Tanjirou kita tahu bahwa bila kita memilih diam dan terus meratapi yang sudah terjadi, maka itu hanya akan menjadi penyesalan selamanya, namun bila kita mampu melihat lebih luas maka kita akan melihat bahwa ternyata dalam diri kita masih banyak potensi yang bisa kita eksplorasi.
Pada kesimpulanya dapat dipahami bahwa kegagalan adalah guru terbaik. Tanjirou belajar dari tiap kesalahan, memperbaiki strategi, dan akhirnya mencapai apa yang telah mereka impikan. Hal ini mengajarkan kita untuk memandang kegagalan tidak pada satu sudut pandang saja, akan tetapi kegagalan juga bisa menjadi sebuah kesempatan untuk belajar dan tumbuh, sama seperti halnya EduApm yang siap membantu teman-teman untuk terus berkembang.