Langsung ke konten
Langsung ke isi artikel
Tips Hidup lebih baik

Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Saatnya Jaga Kesehatan Mental di Era Digital

Dian Fitriani Aulia 2 menit baca

Versi video dari artikel ini

Materi pendamping

Buka materi (PDF)

5 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Mental

1. Beri jeda dari layar

Tidak harus menghilang dari media sosial. Cobalah memberi waktu tanpa layar, terutama ketika bangun tidur, saat makan, atau menjelang tidur. Gunakan media sosial dengan sadar, bukan hanya karena refleks membuka aplikasi.

2. Jangan membandingkan hidupmu dengan highlight orang lain

Apa yang terlihat di media sosial biasanya hanya sebagian kecil dari kehidupan seseorang. Fokuslah pada perkembangan diri sendiri daripada merasa tertinggal karena melihat pencapaian orang lain.

3. Istirahat bukan berarti malas

Tubuh dan pikiran membutuhkan pemulihan. Tidur yang cukup, melakukan aktivitas yang disukai, serta memiliki rutinitas yang lebih teratur merupakan bagian dari pengelolaan stres yang sehat.

4. Ceritakan apa yang kamu rasakan

Tidak semua masalah harus diselesaikan sendirian. Berbicara dengan teman, keluarga, mentor, atau seseorang yang dipercaya dapat membantu kita melihat masalah dari perspektif yang berbeda.

5. Jangan ragu mencari bantuan profesional

Self-care sangat membantu, tetapi bukan pengganti bantuan profesional ketika memang dibutuhkan. Jika stres, kecemasan, kesedihan, atau kondisi emosional mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, pertimbangkan berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, dokter, atau tenaga kesehatan terkait. Kementerian Kesehatan juga menyediakan sumber informasi mengenai kesehatan mental dan pengelolaan stres.

Mulai dari Hal Kecil

Menjaga kesehatan mental tidak selalu berarti melakukan perubahan besar. Bisa dimulai dengan tidur lebih teratur, berhenti scrolling ketika sudah lelah, mengatakan “tidak” ketika kapasitas sedang penuh, menikmati waktu bersama orang terdekat, atau sekadar memberi diri sendiri kesempatan untuk beristirahat.

Kita tidak harus produktif setiap saat. Yang terpenting adalah mengetahui kapan harus bergerak dan kapan tubuh serta pikiran membutuhkan waktu untuk pulih.

Bagikan WhatsApp Telegram